Jasa Raharja Kulon Progo Ikut Dalam Rapat Penjaminan Santunan Dengan Satlantas Kulon Progo Dan Rumah Sakit Se Kabupaten Kulon Progo

Rumah Sakit Se Kabupaten Kulon Progo

BAROMETERBISNIS.COM, Jakarta – Pada hari Selasa 25 Juni 2024 tepatnya pukul 09:00 Wib Wahyu Agung SE,MM,AWP,CSA,CHRA selaku penanggungjawab Jasa Raharja Kulon Progo ikut hadir dalam rangka evaluasi kinerja pada tahun 2024 masing masing instansi baik rumah sakit, jasa raharja maupun satlantas polres kulon progo bertempat di ruang komite medik RSUD Wates Kulon Progo.

Dalam rapat pertemuan dibuka oleh Ibu Rini Selaku Kepala Bagian Keuangan RSUD Wates , beliau menyampaikan selamat datang di rumah sakit kami, selain itu beliau juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang sudah berjalan selama ini.

“Kami dari pihak Satlantas Kulon Progo juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini baik dari instansi rumah sakit maupun dari instansi Jasa Raharja. Bila ada koprban kecelakaan secepatnya mohon kiranya pihak rumah sakit untuk memberikan edukasi kepada pihak keluarga untuk segera lapor ke pihak kepolisian setempat. Karena dengan adanya laporan dari keluarga pihak kepolisian dapat cepat menerbitkan Laporan Polisi untuk tindak lanjut penjaminan asuransi korban dimana dirawat di rumah sakit “,ujar ipda tanto kurniawan(25/06/24).

“Saya mewakili manajemen Jasa Raharja juga mengucapkan terima kasih atas Kerjasama dalam penagihan berkas santunan klaim Jasa Raharja ke kami yang sudah cukup baik sekali. Dan saya juga menghimbau kepada bapak ibu selain menaati aturan berkendara di jalan raya juga tertib dalam melakukan pembayaran pajak, dikarenakan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor ada item yang Namanya SWDKLLJ. SWDKLLJ inilah yang dikelola oleh pihak Jasa Raharja yang nantinya dikembalikan Kembali kepada  masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas yang tentunya kasus dalam ruang lingkup jaminan jasa raharja berupa santunan. Dan santunan yang diberikan Jasa Raharja ada tiga selain santunan meninggal dunia juga ada santunan cacat tetap dan santunan penggantian biaya selama dirawat di rumah sakit denga maksimal biaya perawatan dua puluh juta rupiah “. Tutup Wahyu (25/06/24).[]