
BAROMETERBISNIS.COM, Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh layanan penyeberangan kapal feri siap menghadapi periode arus mudik Lebaran tahun ini. Perusahaan memperkuat berbagai aspek operasional untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat yang menyeberang antar pulau.
Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan posko pelayanan dan pengendalian transportasi di sejumlah titik strategis. Posko tersebut berada di jalur menuju pelabuhan utama seperti Merak dan Ciwandan.
Direktur Utama Heru Widodo menegaskan bahwa seluruh fasilitas posko disiapkan untuk membantu kebutuhan pengguna jasa penyeberangan.
Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan posko tersebut untuk memperoleh informasi perjalanan hingga melakukan reservasi tiket kapal feri.
Perusahaan juga menempatkan posko layanan di sejumlah rest area pada jalur utama menuju pelabuhan. Salah satu posko berada di rest area Kilometer 43 Tol Jakarta–Merak.
Di lokasi tersebut, pemudik dapat memperoleh berbagai layanan penting. Fasilitas yang tersedia mencakup layanan informasi perjalanan, tempat istirahat, serta penjualan tiket penyeberangan.
ASDP berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat selama perjalanan menuju pelabuhan.
Kesiapan Layanan ASDP untuk Mudik Lebaran 2026
Menghadapi mudik Lebaran 2026, ASDP memastikan kesiapan layanan penyeberangan melalui posko terpadu di berbagai lokasi strategis. Posko ini membantu pengguna jasa yang membutuhkan informasi atau belum memiliki tiket perjalanan.
Manajemen ASDP juga memantau perkembangan arus penumpang sejak H-8 menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Aktivitas penumpang di pelabuhan utama mulai meningkat, meskipun volumenya masih dalam kondisi normal.
Pelabuhan yang menunjukkan peningkatan aktivitas antara lain Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan. Kedua pelabuhan tersebut menjadi jalur utama penyeberangan antara Pulau Jawa dan Sumatera.
Berdasarkan pemantauan perusahaan, peningkatan pergerakan kendaraan masih didominasi kendaraan pribadi. Volume kendaraan meningkat sekitar lima persen dari proyeksi total kenaikan sebesar 9,3 persen selama periode angkutan Lebaran.
ASDP memprediksi puncak arus mudik penyeberangan akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026. Pada periode tersebut, jumlah kendaraan dan penumpang diperkirakan meningkat signifikan.
Karena itu, perusahaan mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik. Pemudik juga diminta memilih waktu perjalanan yang tepat untuk menghindari kepadatan di pelabuhan.
Selain itu, kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi perlu dipastikan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan jauh.
Dengan persiapan tersebut, ASDP berharap arus penyeberangan selama mudik Lebaran dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib bagi seluruh pengguna jasa. []


