Kembali ke BUMN! Muhammad Awaluddin Jadi Nahkoda Utama Jasa Raharja

Muhammad Awaluddin

BAROMETERBISNIS.COM, Jakarta – Muhammad Awaluddin kembali menapaki jajaran elite kepemimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setelah sempat mengakhiri masa tugasnya sebagai Wakil Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2025, Awaluddin resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja.

Dalam keputusan tersebut, ia menggantikan Dewi Aryani Suzana yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama. Penunjukan ini sekaligus menandai kembalinya Awaluddin ke posisi strategis di lingkungan perusahaan pelat merah.

Nama Muhammad Awaluddin dikenal luas di sektor transportasi dan telekomunikasi nasional. Ia pernah memimpin PT Angkasa Pura II selama lebih dari tujuh tahun, sebelum entitas tersebut dilebur ke dalam PT Angkasa Pura Indonesia. Sepanjang kariernya, Awaluddin telah mengisi berbagai posisi penting di sedikitnya empat BUMN.

Latar belakang akademiknya terbilang solid. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Elektro di Universitas Sriwijaya pada 1990, kemudian meraih gelar Master of Business Administration dari European University, Antwerpen, Belgia, pada 1998. Gelar doktor di bidang manajemen diperolehnya dari Universitas Padjadjaran pada 2016.

Karier profesional Awaluddin banyak ditempa di Telkom Indonesia. Ia memulai peran strategis sebagai General Manager Kandatel Jakarta Pusat pada 2005, sebelum dipercaya menjadi Vice President Public & Marketing Communication. Sejumlah posisi eksekutif lain pernah diembannya, termasuk memimpin Divisi Regional I Sumatra dan Divisi Access Network Infrastructure.

Pada 2010, Awaluddin ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Infomedia Nusantara, anak usaha Telkom. Kariernya kemudian berlanjut sebagai Director of Enterprise and Wholesale serta Director of Enterprise and Business Service Telkom Indonesia, hingga akhirnya dipercaya memimpin Angkasa Pura II pada 2016.

Selama masa kepemimpinannya, Bandara Soekarno-Hatta mencatat berbagai prestasi internasional, mulai dari The World’s Most Improved Airport versi Skytrax hingga sejumlah penghargaan layanan dan keselamatan bandara, termasuk pada masa pandemi COVID-19.

Di luar itu, Awaluddin juga sempat menjabat Komisaris Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) sejak Januari 2024 hingga Mei 2025. Meski sempat kembali ke Telkom sebagai Wadirut, posisinya hanya bertahan tiga bulan sebelum diberhentikan melalui RUPSLB September 2025.

Kini, dengan kepercayaan baru sebagai Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin kembali menjadi central sebagai salah satu figur profesional yang konsisten mengisi posisi strategis di tubuh BUMN. []