Tim Pembina Samsat Bersinergi Laksanakan Operasi Gabungan se-Provinsi Sumatera Selatan Dalam Rangka Peningkatan Kepatuhan Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan

jasa raharja sumsel

BAROMETERBISNIS.COM, Jakarta – Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan kegiatan Operasi Gabungan dalam rangka upaya peningkatan kepatuhan masyarakat Provinsi Sumatera Selatan dalam membayarkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada hari Selasa (24/10) bertempat di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel yang diwakili oleh Paur BPKB Ditlantas Polda Sumsel, AKP. Sukiman, Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan, Mulkan, didampingi Kepala Bagian Operasional, M. Erwin Setia Negara dan Kepala Sub Bagian Iuran Wajib, Unggul Yoga Saputra serta seluruh Kepala UPTB se-Provinsi Sumsel dan jajaran.

Rapat dibuka oleh Kepala Bapenda Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan, dimana disampaikan bahwa adanya kegiatan Operasi Gabungan yang akan dilaksanakan bulan November ini dilatar belakangi oleh beberapa faktor, yaitu masih terdapatnya tunggakan pajak kendaraan, masih banyaknya kendaraan luar daerah yang beroperasi di Provinsi Sumatera Selatan, maraknya peredaran plat bodong/palsu, dan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pajak. Sasaran pelaksanaan Operasi Gabungan ini adalah seluruh kendaraan yang beroperasi di wilayah Provinsi Sumsel.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan, Mulkan, menyampaikan Jasa Raharja akan bersinergi bersama mitra kerja untuk mendukung kegiatan Operasi Gabungan ini. Adanya kegiatan Operasi Gabungan ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat Provinsi Sumatera Selatan untuk membayarkan pajak kendaraan. Kegiatan ini juga diharapkan sebagai sarana sosialisasi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sehingga meminimalkan potensi kecelakaan di jalan raya. Mulkan juga menyampaikan Operasi Gabungan ini juga dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih memahami pentingnya membayar pajak kendaraan dan berkontribusi dalam menjaga keselamatan berlalu lintas, tutup Mulkan.[]