Beranda BERITA UTAMA Transformasi TelkomGroup Dorong Efisiensi dan Dekarbonisasi Menuju Masa Depan Digital

Transformasi TelkomGroup Dorong Efisiensi dan Dekarbonisasi Menuju Masa Depan Digital

Transformasi TelkomGroup

BAROMETERBISNIS.COM, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mempercepat Transformasi TelkomGroup untuk membangun perusahaan digital telco yang lebih kompetitif. Strategi ini diarahkan untuk meningkatkan nilai bisnis jangka panjang melalui penguatan infrastruktur digital, efisiensi operasional, serta pengembangan energi berkelanjutan.

Dalam Public Expose Live 2026 beberapa waktu lalu, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menjelaskan transformasi perusahaan berjalan melalui empat pilar utama TLKM 30. Pilar tersebut mencakup operational excellence, streamlining bisnis, unlocking value, serta perubahan model operasional.

Transformasi tersebut bertujuan menciptakan struktur bisnis yang lebih fokus dan memiliki akuntabilitas yang jelas. Telkom melakukan penyederhanaan organisasi melalui pembagian lima segmen bisnis utama, yaitu B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International, serta Others dan Ancillary.

Langkah ini menjadi bagian dari perubahan menuju model Strategic Holding Company–Operating Company. Model tersebut memungkinkan Telkom mengelola bisnis dengan lebih terintegrasi serta mempercepat pengambilan keputusan strategis.

Dari sisi kinerja, Telkom mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun hingga semester I 2026. Nilai tersebut tumbuh 3,9 persen secara tahunan. EBITDA juga meningkat menjadi Rp37,5 triliun dengan margin 49,4 persen, sementara laba bersih mencapai Rp10,6 triliun.

Transformasi TelkomGroup Dorong Infrastruktur Digital dan Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Telkom terus mengembangkan kekuatan infrastruktur digital sebagai sumber pertumbuhan baru. Salah satunya melalui penguatan InfraNexia sebagai neutral carrier yang mendukung kebutuhan konektivitas TelkomGroup dan pelanggan eksternal.

Selain itu, bisnis data center melalui NeutraDC menunjukkan perkembangan positif. Hingga semester I 2026, pendapatan NeutraDC mencapai Rp867 miliar atau tumbuh 11 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Kapasitas efektif data center juga meningkat menjadi 49,9 MW. Fasilitas hyperscale data center Cikarang mencatat tingkat okupansi tinggi, sementara pengembangan data center Batam terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan pasar digital.

Pada segmen B2B ICT, Telkom memperkuat layanan solusi digital bagi pelanggan bisnis. Pertumbuhan terlihat dari peningkatan pelanggan IndiBiz yang mencapai 756 ribu pengguna.

Di sektor konsumen, Telkomsel mencatat pertumbuhan positif dengan pendapatan Rp28 triliun. EBITDA meningkat 10,3 persen dan laba bersih tumbuh 24,9 persen.

Telkomsel juga memperkuat jaringan melalui tambahan spektrum 100 MHz pada pita 700 MHz dan 2.600 MHz. Tambahan kapasitas tersebut mendukung pengembangan layanan 5G dan peningkatan pengalaman digital pelanggan.

Selain fokus bisnis, Telkom memperkuat agenda keberlanjutan melalui program dekarbonisasi. Perusahaan menargetkan pencapaian Net Zero Emission pada 2060 melalui efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, elektrifikasi, serta penggunaan Renewable Energy Certificate (REC).

The Telkom Hub menjadi salah satu contoh implementasi nyata program tersebut. Kawasan ini berhasil mencapai net zero untuk emisi Cakupan 1 dan 2 melalui berbagai langkah pengurangan karbon.

Sebanyak 66 lokasi Point of Presence (PoP) Telkom telah menggunakan 21 persen energi terbarukan. Selain itu, pemanfaatan energi surya dan REC turut membantu menekan emisi operasional perusahaan.

Telkom juga menjalankan Rencana Transisi Iklim dengan target pengurangan emisi bertahap. Perusahaan menargetkan penurunan emisi sebesar 20 persen pada 2030, 40 persen pada 2040, 70 persen pada 2050, hingga mencapai 100 persen pada 2060.

Melalui kombinasi transformasi bisnis digital dan strategi keberlanjutan, TelkomGroup terus memperkuat fondasi pertumbuhan masa depan. Perusahaan memastikan setiap langkah transformasi memberikan nilai tambah bagi pelanggan, pemegang saham, dan masyarakat. []